Rabu, 21 Januari 2026

Yaqazah

 


Yaqazah (يقظة) ialah istilah dalam tasawuf dan ilmu kerohanian Islam yang bermaksud kesedaran rohani ketika jaga, bukan mimpi dan bukan tidur.
Maksud Ringkas
Yaqazah sedar + jaga + rohani hidup
Ia merujuk kepada keadaan di mana seseorang sedar secara fizikal, tetapi roh dan hati berada dalam kesedaran tinggi, sehingga mampu merasai atau menyaksikan perkara-perkara rohani dengan izin Allah.
Penjelasan Lebih Mendalam
Dalam tasawuf, manusia mengalami beberapa tahap kesedaran:
Tidur biasa jasad dan roh sama-sama lemah kesedarannya
Mimpi (ru’ya) roh melihat, jasad tidur
Yaqazah jasad jaga, roh juga jaga
Musyahadah / Mukasyafah penyaksian hati yang lebih tinggi
Yaqazah berada di antara mimpi dan musyahadah
Ciri-ciri Keadaan Yaqazah
Berlaku dalam keadaan sedar, bukan tidur
Hati sangat tenang dan fokus
Boleh berlaku ketika:
zikir
tafakur
solat khusyuk
khalwat (uzlah)
Kadang-kadang disertai:
rasa kehadiran rohani
firasat yang tajam
kefahaman mendalam tanpa belajar
Bukan khayalan, dan bukan halusinasi jika selari dengan syariat.
Pandangan Ulama Tasawuf
Imam Al-Ghazali menyebut bahawa:
“Yaqazah ialah permulaan terbukanya hijab hati.”
Para wali menyatakan:
Yaqazah bukan matlamat, hanya tanda jalan
Jika dikejar tanpa ilmu dan adab boleh membawa istidraj
Perbezaan jelas antara Yaqazah, Ru’ya dan Mukasyafah
Ru’ya (الرؤيا) Mimpi Benar
Keadaan
Berlaku ketika tidur
Jasad tidur, roh aktif
Disebut oleh Nabi ﷺ sebagai “1/46 daripada
kenabian”
Ciri-ciri
Datang dalam bentuk gambaran / simbol
Kadang jelas, kadang perlu tafsiran
Tidak boleh dikawal oleh kehendak diri
Sumber
Dari Allah (ru’ya salihah)
Dari diri (mimpi biasa)
Dari syaitan (hulm)
Contoh
Mimpi bertemu orang soleh
Mimpi peringatan atau petunjuk
Ru’ya tidak menjadikan seseorang wali atau istimewa
Ia hanya khabar, bukan maqam.
Yaqazah (يقظة) Sedar Rohani Ketika Jaga
Keadaan
Berlaku dalam keadaan jaga
Jasad sedar, roh juga sedar
Antara mimpi dan penyaksian
Ciri-ciri
Hati sangat tenang dan fokus
Kesedaran batin meningkat
Datang ketika zikir, tafakur, solat khusyuk
Apa yang berlaku
Firasat tajam
Kefahaman mendalam tanpa belajar
Rasa kehadiran (bukan melihat secara fizikal)
Bukan khayalan, bukan halusinasi, dan tidak boleh dicari-cari
Mukasyafah (مكاشفة) Terbukanya Hijab Hati
Keadaan
Tahap lebih tinggi
Hijab hati disingkap dengan izin Allah
Berkait rapat dengan maqam wali
Ciri-ciri
Melihat kebenaran dengan mata hati
Faham hakikat sesuatu tanpa diberitahu
Sangat menambah tawaduk, bukan bangga
Peringatan Ulama
Mukasyafah bukan hujah syariat
Tidak boleh menyalahi Al-Qur’an & Sunnah
Orang yang benar menyembunyikan, bukan menghebahkan
Yaqazah yang BENAR
Yaqazah adalah hakikat yang diakui ulama tasawuf.
Dalil & sandaran
Disebut oleh Imam Al-Ghazali, Imam Junaid, Imam Al-Qusyairi
Dianggap sebagai permulaan hidupnya hati
BUKAN wahyu
BUKAN kenabian
BUKAN bukti wali
Tanda-tanda Yaqazah yang BENAR
Semakin patuh syariat
Solat makin dijaga
Dosa makin ditakuti
Hati makin tawaduk
Rasa diri hina
Tak rasa istimewa
Tidak bercanggah dengan Al-Qur’an & Sunnah
Tiada ajaran baru
Tiada “rahsia khas” melangkaui Nabi ﷺ
Tidak boleh diulang sesuka hati
Datang & pergi
Bukan atas kehendak diri
Tidak dijadikan modal
Tidak menjual cerita
Tidak mencari pengikut
Yaqazah yang PALSU (Tipu Daya)
Inilah yang banyak berlaku hari ini.
Tanda-tanda Yaqazah PALSU
Merasa diri istimewa
“Aku sudah sampai”
“Orang biasa tak faham”
Meremehkan syariat
Solat dianggap kulit
Zikir dianggap lebih tinggi dari hukum
Bercakap tentang perkara ghaib tanpa adab
Mendakwa tahu takdir orang
Menentukan siapa ahli neraka/syurga
Boleh dipanggil sesuka hati
Kononnya boleh “masuk keadaan” bila mahu
Ini biasanya khayalan atau bantuan jin
Mengaku bertemu Nabi ﷺ dalam keadaan jaga untuk ambil hukum
Ini sangat berbahaya
Bercanggah ijma’ ulama
Kenapa Ramai Keliru?
Kerana Yaqazah itu halus:
Orang awam menyangka emosi = rohani
Ketenangan disangka maqam
Firasat disangka kasyaf
Syaitan pula:
Tidak menghalang zikir
Tetapi memesongkan niat
Prinsip Ulama (Pegangan Selamat)
“Jika kasyaf bercanggah dengan syariat, maka buanglah kasyaf itu ke dinding.”
Dan:
“Orang yang benar, menyembunyikan pengalaman, bukan membanggakan.”

Sumber dari Hamba Sirullah 

Sabtu, 17 Januari 2026

"Kenali musuhmu!

 

"Kenali musuhmu! 🤔 Inilah 6 gangguan jin yang sering menghampiri kita. Dengan memahami mereka, kita bisa lebih waspada dan menjaga diri dari bisikan-bisikan negatif. Yuk, tingkatkan keimanan dan perkuat ibadah kita! 💪"
berikut penjelasan untuk setiap poin "gangguan jin" yang ada pada gambar tersebut:
- Zalanbur:
- Penjelasan: Jin ini bertugas membisikkan godaan untuk melakukan penipuan dan pencurian. Ia berusaha menghasut manusia agar mendapatkan keuntungan dengan cara yang haram dan merugikan orang lain.
- Contoh: Bisikan untuk korupsi, menipu dalam bisnis, mencuri ide orang lain, atau mengambil barang yang bukan haknya.
- Dasim:
- Penjelasan: Jin ini fokus menciptakan pertengkaran dan perselisihan di dalam rumah tangga. Ia berusaha memecah belah hubungan antara suami istri, orang tua dan anak, atau antar anggota keluarga lainnya.
- Contoh: Memprovokasi pertengkaran kecil menjadi besar, menanamkan rasa curiga, atau membuat anggota keluarga saling membenci.
- Wasnan:
- Penjelasan: Jin ini membuat manusia merasa malas untuk beribadah. Ia membisikkan rasa kantuk, bosan, atau alasan-alasan lain agar manusia menunda atau bahkan meninggalkan ibadah wajib.
- Contoh: Merasa berat untuk bangun sholat subuh, menunda-nunda sholat, atau merasa tidak semangat untuk membaca Al-Qur'an.
- Masa'ud:
- Penjelasan: Jin ini mengajak manusia untuk menunda-nunda ibadah. Ia membisikkan alasan-alasan logis agar manusia menunda kewajiban agamanya, seperti pekerjaan, kesibukan, atau urusan duniawi lainnya.
- Contoh: Menunda sholat karena sedang asyik bekerja, menunda membayar zakat karena ingin menabung dulu, atau menunda haji karena alasan biaya.
- Tibrin:
- Penjelasan: Jin ini mendorong manusia untuk bersifat boros dan selalu merasa kurang. Ia membisikkan keinginan untuk berfoya-foya, membeli barang-barang mewah, atau menghambur-hamburkan uang tanpa perhitungan. Akibatnya, manusia menjadi tidak pernah merasa puas dan selalu kekurangan.
- Contoh: Terus membeli pakaian baru padahal lemari sudah penuh, makan di restoran mewah setiap hari, atau membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
- Khanzab:
- Penjelasan: Jin ini mengganggu kekhusyukan sholat. Ia membisikkan pikiran-pikiran duniawi, keraguan, atau was-was agar manusia tidak fokus dalam sholatnya. Akibatnya, sholat menjadi tidak bermakna dan tidak memberikan ketenangan hati.
- Contoh: Teringat urusan pekerjaan saat sholat, merasa ragu dengan bacaan sholat, atau merasa tidak tenang dan gelisah saat sholat

Sumber dari FB

Selasa, 13 Januari 2026

Fana Apa Gila ?

 

Dalam perjalanan spiritual (suluk), seorang sufi mungkin mengalami keadaan yang disebut Fana'.
Secara lahiriah, orang yang mengalami fana' mungkin tampak tidak sadar akan sekelilingnya, yang sering kali disalahpahami oleh orang awam sebagai gangguan jiwa atau hilang ingatan.
Namun, secara hakikat, ketiganya adalah fenomena yang sangat berbeda.
​1. Definisi Fana' dalam Tasawuf ​Fana' secara etimologi berarti 'sirna' atau 'lenyap'.
Dalam terminologi tasawuf, fana' adalah hilangnya kesadaran seorang hamba terhadap makhluk (termasuk dirinya sendiri) karena ia sedang tenggelam dalam kesadaran akan kehadiran Allah SWT (Musyahadah).
- ​Fana' anil Khalq- Hilangnya kesadaran terhadap makhluk.
- ​Fana' anin Nafs- Hilangnya kesadaran terhadap ego atau diri sendiri.
- ​Baqo'- Kondisi setelah fana', di mana ia kembali sadar akan makhluk namun hatinya tetap bersama Tuhan.
​2. Mengapa Fana' Bukan Gila
Fana' (Sufi)- Tarikan spiritual (Jadzbah) dan cinta yang meluap kepada Allah. - Kesadaran
- Kesadaran 'Super' (Transenden). Hilangnya kesadaran rendah menuju kesadaran tinggi.
- Hasil- Menghasilkan hikmah, ketenangan, dan peningkatan akhlak setelah kembali sadar.
- Durasi- Biasanya bersifat sementara (keadaan- hal), meski ada yang menetap.
Gila (Junun)- Kerusakan fungsi otak, gangguan saraf, atau ketidakseimbangan kimiawi.
- Kesadaran- Hilangnya kesadaran rasional. Penurunan fungsi kognitif.
- Hasil- Menghasilkan kekacauan perilaku dan ketidakteraturan berpikir.
- Durasi- Cenderung menetap, atau kambuhan tanpa kendali spiritual.
3. Perbedaan dengan Hilang Ingatan (Amnesia)
- ​Hilang ingatan adalah hilangnya data memori di otak. Seorang penderita amnesia mungkin lupa siapa namanya, tapi ia masih sadar akan eksistensi dirinya sebagai individu yang terpisah dari Tuhan.
- ​Sedangkan dalam kondisi Fana'- ​Seseorang tidak 'lupa' identitasnya secara klinis, melainkan identitasnya 'terserap' ke dalam keagungan Tuhan.
- ​Sufi tersebut tidak kehilangan memori masa lalu, tapi memori tersebut menjadi tidak relevan saat ia berhadapan dengan cahaya ketuhanan.
​4. Pandangan Tokoh Tasawuf
• ​Al-Ghazali. ​Dalam kitab Ihya Ulumuddin, Al-Ghazali menjelaskan bahwa kondisi ini mirip dengan orang yang sangat mencintai sesuatu sehingga ia tidak melihat hal lain kecuali yang dicintainya.
Jika Anda sedang menatap pemandangan yang sangat indah, Anda mungkin tidak mendengar orang memanggil nama Anda. Ini bukan gila, melainkan konsentrasi tingkat tinggi.
• ​Junaid al-Baghdadi. ​Beliau menekankan pentingnya kembali ke kesadaran normal (Baqo'). Menurutnya, fana' yang sempurna adalah ketika seseorang bisa tetap sadar akan syariat dan tanggung jawab duniawi meskipun hatinya tetap fana' di hadirat Allah.
Jika seseorang terus-menerus kehilangan akal tanpa ada manfaat spiritual, itu mungkin bukan fana' sejati.
• Jadi, ​kondisi fana' tidak bisa dikatakan sebagai hilang ingatan atau gila dalam pengertian medis atau sosial.
-Gila adalah kegelapan di atas kegelapan (hilangnya cahaya akal).
- ​Fana' adalah cahaya di atas cahaya (akal tunduk pada cahaya wahyu-ilham). ​Seorang sufi yang mengalami fana' sering disebut Majdzub (orang yang ditarik oleh Tuhan). Meskipun perilakunya mungkin tampak aneh, mereka biasanya tetap menjaga kemurnian hati dan tidak melanggar esensi ketauhidan.

Sumber dari Abrori Abrori

AURA PADA DIRI MANUSIA

 


AURA PADA DIRI MANUSIA itu Cahaya Batin yg terpancar Keluar
aura "cahaya batin" atau medan energi yang menyelubungi tubuh manusia.
AURA MANUSIA
Bagaimana cara melihat aura manusia?
Tidak semua orang dapat melihat warna aura. Untuk mengetahui apakah kita bisa melihat aura, cukup dengan melakukan tindakan sederhana. Meski begitu, untuk dapat melihat aura membutuhkan konsentrasi serta kesabaran.
Untuk melakukannya, mintalah orang terdekat untuk berdiri di depan latar yang berwarna putih misalnya Tembok Putih Bersih,Konsentrasikan pandangan kita pada satu titik wajahnya, contoh bagian tengah dahi.
Fokuskan pandangan pada titik tersebut selama 60 detik. Tanpa mengalihkan pandangan dari tengah dahi(Ajna), telusuri tepi bagian luar kepala, bahu, dan lengan orang tersebut. Apabila muncul warna, itu lah yang dinamakan aura manusia.
Warna aura manusia bisa berubah dan diperbaiki
Aura manusia dapat berubah seiring berjalannya waktu.
Perubahan aura ini dipengaruhi oleh emosi dan pengalaman hidup.
Jika warna aura Kita memiliki makna yang buruk, kita dapat memperbaikinya dengan melakukan beberapa hal.
Berikut beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk memperbaiki warna aura manusia:
* Meditasi untuk mengontrol emosi dan kesehatan emosional Kita
* Terus berpikiran positif untuk menghilangkan energi negatif dalam diri kita
* Menghilangkan kebiasaan lama yang dapat berdampak buruk terhadap aura kita
* Berkonsultasi dengan guru spiritual(Ruhani) kita untuk menemukan sumber ketidakseimbangan energi dalam diri Kita dan cara untuk menghilangkannya
Aura dianggap bisa menjadi gambaran kepribadian seseorang. Setiap manusia mempunyai warna aura mereka masing-masing, namun tidak semua orang bisa melihatnya. di mana masing-masing Warna Uara memiliki makna yang berbeda
Apabila Kita sudah mampu melihat aura orang lain, selanjutnya siapkan cermin yg besar kemudian lihatlah aura kita menggunakan cara diatas melalui pantulan cermin tersebut
Apabila sudah berhasil melihat aura diri Kita sendiri, silahkan dilanjut ke benda pusaka/ mustika-mustika bahkan ke lokasi-lokasi angker bisa Kita lihat auranya
Arti Warna Aura yang Ada pada Tubuh Manusia:
"ARTI WARNA AURA"
1.MERAH
SIFAT: semangat,pantang,menyerah,dan memiliki ego Tinggi untuk mencapai sesuatu yg di ingin kan nya.
seseorang dengan warna aura merah mencerminkan semangat yg tinggi dan pantang menyerah untuk mencapai sgala sesuatu yg di inginkan dalam hidup nya, ia berjiwa pemimpin dan cendrung tidak mau dibawah orang lain, ia senang menjadi aktif dan semangat.
warna merah yg cerah menandakan orang tsbt memiliki keberanian,kepercaya'an diri,ketekunan,dan ketegasan,dia sangat berbakat dan memiliki rasa tanggung jawab yg besar sbgai seorang pemimpin.
meskipun cendrung memiliki banyak kepribadian yg positif, warna merah yg gelap(merah Tua/merah hati) menandakan amarah,dendam, dan kecendrungan untuk mendominasi yg sangat Tinggi,jika orang dengan aura merah Tua menjadi pemimpin maka orang ini akan Terlihat kejam.
2.JINGGA
SIFAT: optimis,antusias,percaya diri dan menyenangkan.
seseorang yg memiliki warna aura jingga cerah adalah orang yg hangat dan memiliki rasa percaya diri Tinggi, ia sangat luwes dan mudah bergaul,shingga menjadikan dapat diterima dilingkungan manapun ia berada, biasa nya orang ini sangat menikmati hidup nya dan menjalani hidup nya dengan penuh kebahagian meskipun demikian jika warna jingga nya terlalu kuat dan cendrung gelap menunjukkan orang yg galak dan cendrung egois, sebaliknya jika jingga nya pucat menandakan seseorang yg Terlalu sensitif dan mudah Tersinggung.
3.HIJAU
SIFAT: penuh kasih sayang,cinta damai,harmonis dan memiliki kemampuan sbagai penyembuh alami.
pendiam dan Tidak berani mengekspresikan diri karna takut mengecewakan orang lain.
warna aura hijau adalah salah satu dari warna Cinta tak bersyarat warna ini menyimbolkan penerimaan dan sikap saling menghargai,seseorang dengan warna hijau cerah sperti daun muda menandakan seseorang yg murah hati,penuh empati dan sangat setia baik kpd sahabat maupun pasangan.
seseorang dengan aura warna hijau biasa nya mempunyai bakat alami sbagai penyembuh karna sifat dasar nya yg senang mengayomi.
4.KUNING
SIFAT: mudah bergaul,suka menghibur orang lain dan kreatif.
seseorang dengan warna aura kuning biasanya ramah,ceria dan humoris, seseorang dengan warna aura kuning bisa membuat orang disekitar nya menjadi gembira dan bahagia dia senang menceritakan ide-ide cemerlang nya kpd orang lain,shingga orang tsbt tidak mampu hidup sendiri dan membutuhkan orang lain untuk mendengarkan ide-ide nya.
warna kuning biasanya lebih mudah terlihat karna memiliki pancaran warna yg kuat, warna kuning yg cerah juga mengindikasikan kemampuan intelektual yg tinggi,dia senang menyampaikan pendapat nya kpd orang lain dan meyakini ia selalu benar.
warna kuning gelap menunjukkan seseorang yg Tidak selalu berkata jujur,suka membuat peryataan yg melebih-lebihkan dan licik, sedangkan aura kuning pucat menandakan orang tsbt sedang dilingkupi kecemasan dan kebingungan atau Sedang Sakit.
5.BIRU
SIFAT: pengertian,idealis,dan spiritualis warna biru menandakan seseorang yg idealis dan memiliki konsep yg jelas mengenai benar dan salah, dia biasa nya hidup dalam aturan nya sendiri, karna fokus dengan hidup nya sendiri biasa nya dia tidak terlalu memperdulikan konsep yg diyakini orang lain, orang ini biasa nya sangat tertarik dengan hal-hal yg berhubungan dengan spiritual dan memiliki pemahaman yg baik akan hal ini. apabila aura biru nya sangat kuat menandakan dia telah menemukan jalan hidup yg diyakini nya benar dan orang ini sudah menemukan Tujuan hidup nya,disisi lain warna biru pucat atau kotor menandakan sifat yg konservatif dan kuat perubahan.
6.MERAH MUDA
SIFAT: suka menolong,baik hati, dan penuh kasih sayang.
jika warna seseorang adalah merah muda(pink) menandakan orang tsbt scara naluri baik hati, suka menolong dan penuh kasih, sbagai warna Cinta tak bersyarat,seseorang dengam warna pink scara alami adalah orang yg cinta damai dan tidak suka bertengkar,dia sangat sabar dan penuh perhatian shingga kadang mudah dimanfaatkan oleh orang lain, sebaik nya dia membatasi diri agar tidak terlalu banyak memberikan waktu nya kpd orang lain.
warna pink yg kuat menandakan seseorang yg emosional dan sentimental,karena nya orang-orang sering menganggapnya terlalu berlebihan dan sangat sensitif.
7.UNGU
SIFAT: peduli akan nasib orang lain, humanis dan suportif.
seseorang dengan warna ungu cendrung menyukai kegiatan spiritual dan hal-hal yg bersifat metafisika,meskipun demikian orang ini sangat humanis dan peduli akan orang-orang skitarnya, selain memiliki rasa kemanusian yg tinggi dan juga perhatian pada semua mahluk hidup sprti tumbuhan dan binatang, warna ungu yg cerah menunjukkan orang tsbt memiliki kemampuan psikis dan insting yg kuat.
sedangkan warna ungu yg kuat menandakan kesombongan hal ini dikarnakan mereka merasakan superior dalam hal moral dan spiritual dan biasa nya mereka cendrung perpecsionis.
8.EMAS
SIFAT: bijaksana,visioner,bertanggung jawab,dan kharismatik
emas sebagai logam mulia menandakan kebijaksanaan dan kewibawaan, orang ini sangat bertanggung jawab dan visioner shingga mampu menangani pekerjaan dengan tanggung jawab yg berat, dia juga dangat berkharisma dan bijaksana shingga dapat mempengaruhi orang-orang skitarnya, dan apabila dia adalah seorang spiritualis dia akan selalu ditunjuk sbagai pemipin dan memiliki pengikut atau bawahan yg loyal.
jika warna emas yg dimiliki pucat atau kotor menunjukkan sifat-sifat matrealistis dan hasrat ingin berkuasa yg kuat, orang-orang ini biasa nya ter obsesi menjadi pemimpin dan bisa menghalalkan sgala cara untuk mendapatkan posisi yg di inginkan.
Inner Aura manusia itu bisa berubah , Sesuai dengan Sifat - sifat kita . Meskipun Aura kita warna kuning keemasan akan tetapi Sifat kita tidak terpuji , dan selalu berbuat tidak baik , akan berubah menjadi warna hitam. Di sini saya akan berbagi Wawasan yang sangat tersembunyi dan sangat Rahasia dibalik warna Aura kita , dimana di mbah Google, yutube tidak ada yang menulis .
Warna emas = Aura keemasan Cahaya yg sangat terang banget biasanya . Aura ini. Titisan( Manifestasi Raja yg sesungguhnya. Atau masih dikatakan garis keturunan. . namanya Titisan atau anak kewahyon. orang Jawa bilang . jadi tidak sembarangan . Biasanya Seseorang yg punya Aura Tersebut Sangat tinggi ilmu Spiritual atau Supranatural nya. Dan mempunyai Sifat Welas asih , Dan tidak suka merendahkan orang lain dll
9.COKLAT
SIFAT: rajin,praktis,disiplin, dan menyukai alam.
pemilik aura berwarna coklat cendrung menyukai pekerjaan yg sifat nya rutin,dia adalah orang yg praktis,sederhana serta memiliki hubungan yg kuat dengan alam, orang ini biasanga sangat loyal dan suka merawat orang lain dan lingkungan, dia ulet dan tekun namun tidak bgitu menyukai tantangan atau kegiatan yg berbeda dari keseharian nya.
orang dengan aura warna coklat tidak suka jadi pusat perhatian dan lebih suka mengerjakan pekerjaan dibalik layar.
jika warna auranya coklat keruh menandakan keserakahan dan mementingkan diri sendiri dan slalu memastikan apa yg dikerjakan nya dihargai dan tidak terbuang secara cuma-cuma.
10.PERAK
SIFAT: kreatif,inovatif,idealis
warna aura perak jarang ditemukan,warna ini mengindikasikan seseorang yg memiliki potensi besar dan tidak terbatas dia adalah orang yg inovatif,kreatif dan memiliki banyak gagasan serta mimpi yg Tinggi, aura inu biasa nya dimiliki oleh para penemu gagasan2 yg dimiliki nya akan sangat hebat apabila berhasil diaplikasikan dan tidak dibiarkan berlalu bgitu saja.
warna perak yg pucat dan kotor menandakan orang tsbt hanya senang membuat gagasan.
11.ABU-ABU
SIFAT: sederhana dan mudah ber adaptasi.
pemilik aura berwarna abu-abu, seseorang yg mudah beradaptasi dalam smua lingkungan dan pergaulan, dia mudah berkompromi,sederhana dan tidak terlalu suka menjadi pusat perhatian, kadang orang inu terlalu baik dan terlalu mudah mengatakan "YA" dan cendrung membiarkan orang lain membuat keputusan hidup nya.
meskipun tidak selalu, namun warna abu-abu bisa mengindikasikan masalah kesehatan, khususnya jika orant tsbt sering terlihat lesu tidak bertenaga.
karna warna abu-abu kotor menunjukkan bahwa orang tsbt menyesali masalalu nya dan terlalu dibayang-bayangi oleh orang lain biasanya orang ini sulit membuat keputusan untuk diri nya sendiri dan terlalu mengandalkan orang lain.
12.HITAM: sifat tertutup,misterius
aura hitam cendrung diartikan scara negativ oleh sebagian orang, namun hal ini tidak selamanya benar, warna aura hitam memang menjadi tanda sebuah penyakit pada seseorang namun ada juga seseorang yg scara alami memiliki warna aura hitam.biasa nya orang ini terlihat misterius,tertutup,sulit ditebak dan seakan akan menarik diri dari lingkungan sekelilingnya, meskipun demikian orang yg memiliki warna aura hitam memiliki potensi yg tidak terbatas dan bisa menjadi warna aura apa saja yg di inginkan pemilik nya asalkan dia mau mengambil keputusan untuk ber ubah.
warna hitam juga bisa menandakan kelelahan fisik pada sebagian orang,biasa nya orang yg kurang istirahat akan memancarkan aura yg sedikit kehitaman, namun warna hitam ini bisa hilang stelah orang tsbt mendapatkan cukup istirahat.
13.PUTIH
SIFAT: spiriitualis, dekat dengan Tuhan
Secara umum, aura putih yang tampak cerah dan bercahaya menandakan dengan kepolosan, kemurahan hati, kebijaksanaan, kemampuan penyembuhan, koneksi ilahi, serta kesadaran yang lebih tinggi.
Aura putih termasuk yang paling langka dari semua warna. Aura ini biasanya dimiliki oleh bayi yang baru lahir, karenanya aura ini dianggap melambangkan kepolosan. Meski demikian, hal itu tidak menutup kemungkinan orang dewasa bisa memilikinya.
aura putih menunjukkan kemurnian, integritas, dan tingkat spiritualitas yang tinggi. Aura ini mengelilingi orang-orang yang bersinar dari luar dan dalam.
Aura putih mewakili kebaikan sejati. Karena itu, tak heran jika orang dengan aura ini dianggap tahan terhadap energi negatif yang ingin mengelilinginya.
Mereka memiliki empati yang tinggi. Sayangnya, kebaikan pemilik aura putih tersebut justru sering dimanfaatkan oleh orang lain untuk memanipulasi mereka demi kepentingan pribadi.
Namun ia Tetap Baik,Karna ia tau orang yg Memanfaatkan nya akan kwalat dan dihukum Semesta.
karena memiliki hubungan spiritual yang baik dengan Tuhan, orang dengan aura putih dipercaya dijaga ketat oleh Para malaikat/Para Dewa. Penjagaan tersebut mungkin saja akan menyelamatkan mereka dari suatu bencana, misalnya kecelakaan dan Mara Bahaya Lain nya.
aura putih adalah gabungan dari semua spectrum warna aura, shingga seseorang dengan aura putih akan sangat jarang dijumpai, seseorang dengan aura putih umum nya memiliki pengetahuan spiritual yg luas,dan memiliki hubungan dekat dengan Tuhan, dia sangat humanis yg artinya: adalah sebuah pemikiran filsafat yg mengedepankan nilai dan kedudukan manusia serta menjadikan nya sbagai kriteria dalam sgala hal,pandangan mereka biasa nya terfokus pada martabat dan kebudiluhuran dari keberhasilan serta kemungkinan yg dihasilkan umat manusia,
dan lebih mementingkan kebutuhan orang lain dibandingkan diri nya sendiri, dia akan sangat senang bila bisa membantu orang lain.
Menurut beberapa teori aura putih akan muncul dan semakin terlihat terang dan berkilau ketika cakra mahkota seseorang terbuka
Orang yang cakra mahkotanya terbuka berarti tingkat spiritualnya tinggi, karena itu aura putih merupakan aura yang paling jarang terlihat pada seseorang
Selain karena tingkat spiritual yang tinggi tentunya aura putih juga menandakan sifat2 lainnya seperti kewaskitaan, orang yang hatinya murni atau tulus dan punya kedekatan spiritual dengan sesuatu yang Maha Besar, intinya orang yang "tercerahkan"
namun warna putih yg kotor menandakan seseorang yg sulit berhubungan dengan orang lain.
Semoga Bermanfa'at
Sumber dari FB



Ahad, 4 Januari 2026

ILMU HAKIKAT BESI KURSANI

 

ILMU HAKIKAT BESI KURSANI
Sebagai salah satu di antara sekian banyak ilmu keselamatan tingkat tinggi, Ilmu Hakikat Besi Kursani atau Tubuh Besi Kursani sudah jarang diwariskan oleh guru-guru sepuh masa lalu, saat ini jarang sekali ada guru yang memiliki ilmu ini
Rahsia penguasaan ilmu ini tidak banyak orang yang mengetahuinya disebabkan generasi guru pewaris ilmu ini hanya menurunkan pada orang-orang tertentu saja yang mereka inginkan, bahkan tidak jarang hanya diturunkan pada keturunan atau anggota keluarga mereka saja. Ilmu Hakikat Besi Kursani ini adalah ilmu kategori Haq atau Ilmu yang memberdayakan kekuatan atau potensi yang ada dalam diri kita sendiri, yang merupakan pemberian dari Ilahi kepada manusia
Pada hakikatnya setiap orang tanpa membezakan agama dan bangsa memiliki sebuah potensi yang tersembunyi dan kekuatan tiada batas dalam dirinya, tetapi jarang sekali ada orang yang boleh memanfaatkannya secara maksima
Pembangkitan Ilmu Hakikat Besi Kursani Tubuh tidak mengunakan daya kekuatan syaitan atau ilmu hitam lainnya,tetapi melalui doa dan kekuatan keyakinan pada Allah Taala dan tentu saja harus dibangkitkan oleh seorang guru sejati Ilmu Hakikat Zat Tubuh
Pembangkitan Ilmu Hakikat Besi Kursani Tubuh ini mengaktifkan tiga sumber energi yang terdapat dalam tubuh eterik kita.
Kami mencari mereka yang berminat untuk menjadi pewaris Ilmu ini supaya dapat menjaga diri,keluarga,agama,bangsa dan negara.
Kita tidak tahu di masa hadapan apa yang akan jadi. Persiapkanlah diri sebelum berlakunya sesuatu yang tidak diinginkan.
Sediakan payung sebelum hujan.
KELEBIHAN IHBK :
1. Apa sahaja Bisa dan racun tidak memberi kesan kepada tubuh
2. Selamat dari senjata tajam dan senjata api
3. Terhindar dari mara bahaya di udara dan darat
4. Kekuatan IHBK boleh dialirkan pada 40 orang serentak jika berlaku darurat
5. Selamat Tetakan Parang,pedang
6. Dan banyak lagi...
IHBK : ILMU HAKIKAT BESI KURSANI
100% Dijamin bersih dari unsur-unsur yang menyalahi syarak .Tiada menggunakan khadam dan jin.Hanya doa ringkas dan pengharapan penuh kepada Allah S.W.T.
IHBK tidak ada pantang larang.Sebagai Muslim yang beriman.Ikutlah perintah Allah dan tinggalkan laranganNya itu yang terbaik.

Sumber dari FB

Sabtu, 3 Januari 2026

Siapa sebenarnya yang berkata ‘aku’



Siapa sebenarnya yang berkata ‘aku’
di dalam dirimu Tubuhmu Pikiranmu Atau sesuatu yang lebih halus dari keduanya” --- Saat hijab ego tersingkap, yang tersisa hanyalah Dia — yang hidup, mencinta, dan menyaksikan melalui dirimu.
--- 𝙈𝙪𝙧𝙞𝙙-
Guru… aku sering mendengar 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙪𝙡𝙖𝙢𝙖'- “Barangsiapa mengenal dirinya, sungguh ia telah mengenal Tuhannya.”
Tapi aku tak paham, bagaimana mungkin dengan mengenal diri, seseorang bisa mengenal Tuhan
𝙂𝙪𝙧𝙪- Anakku… karena kebanyakan manusia hidup tanpa pernah benar-benar mengenal siapa yang sedang hidup di dalam dirinya.
Mereka tahu nama, pekerjaan, bahkan cita-citanya…
tapi tidak tahu siapa yang berkata “aku” setiap kali mereka bicara.
𝙈𝙪𝙧𝙞𝙙- Maksud Guru… “aku” yang mana Bukankah aku ini aku sendiri
𝙂𝙪𝙧𝙪- Itulah hijab terbesar manusia.
Mereka mengira “aku” adalah tubuh ini, pikiran ini, atau perasaan ini.
Padahal tubuh akan hancur, pikiran berubah, perasaan datang dan pergi. Namun tetap ada satu yang menyaksikan semuanya — yang tidak lahir dan tidak mati. Itulah nafs, pusat kesadaranmu.
𝙈𝙪𝙧𝙞𝙙- Jadi, mengenal diri berarti mengenal nafs-ku
𝙂𝙪𝙧𝙪- Benar. Tapi bukan hanya mengenalnya… engkau harus menembusinya.
Nafs itu seperti cermin- bila penuh debu ego dan keinginan, kau hanya melihat bayangan dunia, bukan cahaya yang sejati.
Namun bila engkau bersihkan dengan zikir, sabar, dan diam, perlahan cermin itu memantulkan wajah asalmu — dan wajah itu bukan milikmu, tapi milik Dia.
𝙈𝙪𝙧𝙞𝙙- Apakah itu berarti… di dalam diriku ada Tuhan
𝙂𝙪𝙧𝙪- Bukan “ada” seperti sesuatu di dalam wadah, wahai anakku. Tetapi dirimu hanyalah pantulan dari-Nya.
Bayangan tidak bisa lepas dari sumber cahaya. Maka ketika engkau melihat dengan hati yang bersih, yang kau lihat bukan lagi bayangan, melainkan Cahaya itu sendiri.
𝙈𝙪𝙧𝙞𝙙- Tapi mengapa aku tak merasakannya, Guru Mengapa aku masih merasa jauh dari-Nya Guru- Karena hatimu sibuk dengan dunia. Engkau mencari Tuhan di luar dirimu — di langit, di kitab, di tempat-tempat suci — padahal Ia berbisik lembut dari dalam dadamu-
'Aku lebih dekat kepadamu daripada urat lehermu.”
Dia tidak pernah pergi, anakku. Yang pergi hanyalah kesadaranmu.
𝙈𝙪𝙧𝙞𝙙- Lalu bagaimana aku bisa mengenal-Nya, Guru
𝙂𝙪𝙧𝙪- Dengan mengenal siapa yang berkata “aku”. Setiap kali kau berkata “aku sedih”, “aku marah”, “aku ingin”… tanyakan dalam hatimu- siapakah “aku” itu Dan bila pencarian itu terus kaulakukan, kau akan menemukan bahwa yang hidup di dalam dirimu — yang menyadari, yang mencinta, yang bergetar dalam doa — semuanya adalah Dia yang bersembunyi di balik nama
“aku”.
𝙈𝙪𝙧𝙞𝙙- Jadi… mengenal diri sejati adalah mengenal Tuhan
𝙂𝙪𝙧𝙪- Ya. Sebab saat tabir “aku” tersingkap, yang tersisa hanyalah Dia.
Inilah rahasia tertinggi yang disembunyikan dalam diri setiap insan- Tuhan tidak jauh, Dia tidak asing — Dia adalah Kesadaran yang sedang membaca, mendengar, dan mencintai melalui dirimu.
𝙂𝙪𝙧𝙪- 'Barangsiapa mengenal dirinya, sungguh ia telah mengenal Tuhannya.” Sebab yang mengenal dan yang dikenal… pada akhirnya, adalah satu dalam Cinta. ---

Sumber dari FB


 

Khamis, 1 Januari 2026

Alam sifat-sifat Ilahi

 

Tujuan penyucian itu ada dua jenis: Pertama untuk membolehkannya masuk kepada alam sifat-sifat Ilahi dan kedua untuk mencapai makam Zat.
Penyucian untuk memasuki alam sifat-sifat Ilahi memerlukan pelajaran yang membimbing seseorang di dalam proses penyucian cermin hati daripada gambaran haiwan manusia dengan cara rayuan, ucapan atau memikirkan dan mendoakan pada nama-nama Ilahi. Ucapan itu menjadi kunci, perkataan rahsia yang membuka hati. Hanya bila mata itu terbuka baharulah boleh dia melihat sifat-sifat Allah yang sebenar. Kemudian mata itu melihat gambaran kemurahan Allah, nikmat, rahmat dan kebaikan-Nya di atas cermin hati yang murni itu. Nabi s.a.w bersabda, “Mukmin adalah cermin bagi samanya mukmin” . Juga sabda baginda, “Orang berilmu membuat gambaran sementara orang arif menggilap" . Juga sabda baginda, “Orang berilmu membuat gambaran sementara orang arif menggilap cermin hati yang menangkap kebenaran." Bila cermin hati sudah dicuci sepenuhnya dengan digilap terus menerus secara mentauhidkan Allah seseorang itu mendapat jalan kepada pengetahuan dan sifat Ilahi. Penyaksian terhadap pemandangan ini hanya mungkin berlaku di dalam hati.
Penyucian yang bertujuan mencapai Zat Ilahi adalah melalui terus menerus mentafakurkan kalimah tauhid. Ada tiga nama keesaan, tiga yang akhir daripada dua belas nama-nama Ilahi. Nama-nama tersebut ialah:
LA ILAHA ILLA LLAH : Tiada yang ada kecuali Allah
ALLAH : Nama khusus bagi Tuhan
HU : Allah yang bersifat melampaui sesuatu
HAQ : Yang sebenarnya (Hakikat)
HAYYUN : Hidup Ilahi yang kekal abadi
QAYYUM : Berdiri dengan sendiri yang segala kewujudan bergantung kepada-Nya
QAHHAR : Yang Maha Memaksa, meliputi segala sesuatu
WAHHAB : Pemberi tanpa batas
WAHID : Yang Esa
AHAD : Esa
SAMAD : Sumber kepada segala sesuatu
Nama-nama ini mestilah diseru bukan dengan lidah biasa tetapi dengan lidah rahsia bagi hati. Hanya dengan itu mata hati melihat cahaya keesaan. Bila cahaya suci Zat menjadi nyata semua nilai-nilai kebendaan lenyap, semua menjadi tiada apa-apa. Ini adalah suasana menghabiskan sepenuhnya segala perkara, kekosongan yang melampaui semua kekosongan. Kenyataan cahaya Ilahi memadamkan semua cahaya: “Tiap-tiap sesuatu akan binasa kecuali Zat-Nya”. (Surah Qasas, ayat 88). “Allah hapuskan apa yang Dia kehendaki dan Dia tetapkan apa yang Dia kehendaki, kerana pada sisi-Nya ibu kitab”. (Surah ar-Ra'd, ayat 39).
Bila semuanya lenyap apa yang tinggal selamanya adalah roh suci. Ia melihat dengan cahaya Allah. Ia melihat-Nya, Dia melihatnya. Di sana tiada gambaran, tiada persamaan di dalam melihat-Nya: “Tiada sesuatu yang serupa dengan-Nya. Dia mendengar dan melihat”. (Surah asy-Syura, ayat 11).
Apa yang ada hanyalah cahaya murni yang mutlak. Tidak ada apa untuk diketahui lebih dari itu. Itu adalah alam fana diri. Tiada lagi fikiran untuk memberi khabar berita. Tiada lagi sesiapa melainkan Allah yang memberi khabar berita. Nabi s.a.w bersabda, “ Ada ketika aku sangat hampir dengan Allah, tiada siapa, malaikat yang hampir atau nabi yang diutus, boleh masuk antara aku dengan-Nya” . Ini adalah suasana pemisahan di mana seseorang itu telah membuang semua perkara kecuali Zat Allah. Itu adalah suasana keesaan. Allah memerintahkan melalui Rasul-Nya, “Pisahkan diri kamu dari segala perkara dan carilah keesaan”.
Pemisahan itu bergerak daripada semua yang keduniaan kepada kekosongan dan ketiadaan. Hanya dengan itu kamu memperolehi sifat-sifat Ilahi. Itulah yang dimaksudkan oleh Nabi s.a.w apabila bersabda, “Sucikan diri kamu, benamkan diri kamu dalam sifat-sifat yang suci (sifat Ilahi)”.

Sumber dari FB Laduni Dendiar

ADAB SEORANG SALIK KEPADA ALLAH DAN RASULNYA

  ADAB SEORANG SALIK KEPADA ALLAH DAN RASULNYA Kunci Terbukanya (Futuh dan Ma'rifatullah) Pendahuluan : Perjalanan menuju Allah bukan se...