berikut penjelasan untuk setiap poin "gangguan jin" yang ada pada gambar tersebut:
- Zalanbur:
- Penjelasan: Jin ini bertugas membisikkan godaan untuk melakukan penipuan dan pencurian. Ia berusaha menghasut manusia agar mendapatkan keuntungan dengan cara yang haram dan merugikan orang lain.
- Contoh: Bisikan untuk korupsi, menipu dalam bisnis, mencuri ide orang lain, atau mengambil barang yang bukan haknya.
- Dasim:
- Penjelasan: Jin ini fokus menciptakan pertengkaran dan perselisihan di dalam rumah tangga. Ia berusaha memecah belah hubungan antara suami istri, orang tua dan anak, atau antar anggota keluarga lainnya.
- Contoh: Memprovokasi pertengkaran kecil menjadi besar, menanamkan rasa curiga, atau membuat anggota keluarga saling membenci.
- Wasnan:
- Penjelasan: Jin ini membuat manusia merasa malas untuk beribadah. Ia membisikkan rasa kantuk, bosan, atau alasan-alasan lain agar manusia menunda atau bahkan meninggalkan ibadah wajib.
- Contoh: Merasa berat untuk bangun sholat subuh, menunda-nunda sholat, atau merasa tidak semangat untuk membaca Al-Qur'an.
- Masa'ud:
- Penjelasan: Jin ini mengajak manusia untuk menunda-nunda ibadah. Ia membisikkan alasan-alasan logis agar manusia menunda kewajiban agamanya, seperti pekerjaan, kesibukan, atau urusan duniawi lainnya.
- Contoh: Menunda sholat karena sedang asyik bekerja, menunda membayar zakat karena ingin menabung dulu, atau menunda haji karena alasan biaya.
- Tibrin:
- Penjelasan: Jin ini mendorong manusia untuk bersifat boros dan selalu merasa kurang. Ia membisikkan keinginan untuk berfoya-foya, membeli barang-barang mewah, atau menghambur-hamburkan uang tanpa perhitungan. Akibatnya, manusia menjadi tidak pernah merasa puas dan selalu kekurangan.
- Contoh: Terus membeli pakaian baru padahal lemari sudah penuh, makan di restoran mewah setiap hari, atau membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
- Khanzab:
- Penjelasan: Jin ini mengganggu kekhusyukan sholat. Ia membisikkan pikiran-pikiran duniawi, keraguan, atau was-was agar manusia tidak fokus dalam sholatnya. Akibatnya, sholat menjadi tidak bermakna dan tidak memberikan ketenangan hati.
- Contoh: Teringat urusan pekerjaan saat sholat, merasa ragu dengan bacaan sholat, atau merasa tidak tenang dan gelisah saat sholat
Sumber dari FB

Tiada ulasan:
Catat Ulasan