Khamis, 5 Februari 2026

SYARI'AT, THORIQAT, HAQIQAT, MA'RIFAT

 

SYARI'AT, THORIQAT, HAQIQAT, MA'RIFAT
SYARI'AT, THORIQAT, HAQIQAT, DAN MA'RIFAT
Adalah satu kesatuan yang saling berkaitan dan tak boleh di pisah pisahkan.
Baiklah saya akan memberikan penjelasan berdasarkan dalil Al Qur'an dan hadist nabi serta pendapat para ulama.
💎1 APA ITU SYARI'AT....?
Definisi Syariat dalam Islam
A. Secara Bahasa (Etimologi)
Syariat berasal dari kata Arab:
شَرِيعَةٌ (syarī‘ah)
akar kata: ش ر ع (syara‘a)
Maknanya:
- Jalan yang jelas
- Tempat mengalirnya air
- Sumber kehidupan
Orang Arab dahulu menyebut:
syarī‘ah al-mā’ → jalan menuju mata air
➡️ Makna simboliknya:
Syariat adalah jalan hidup yang menghidupkan manusia secara ruhani dan sosial
B. Secara Istilah :
Syariat adalah: Seluruh hukum, perintah, larangan, dan petunjuk Allah
yang disampaikan melalui Rasul-Nya
untuk mengatur hubungan manusia dengan Allah, manusia, dan alam.
Syariat mencakup:
Aqidah, ibadah, Akhlak, Mu‘amalah, Jinayah
Hudud (dalam konteks negara)
Dalil Tentang Syariat :
ثُمَّ جَعَلْنَٰكَ عَلَىٰ شَرِيعَةٍ مِّنَ ٱلْأَمْرِ فَٱتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَ ٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ
Artinya: "Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama) itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui."
(QS. Al-Jāṡiyah ayat : 18)
Hadits Nabi ﷺ:
تَرَكْتُ فِيكُمُ اَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابُ اللَّهِ وَسُنَّةُ رَسُولِهِ
Artinya:
“Aku tinggalkan pada kalian dua perkara, kalian tidak akan sesat selama berpegang pada keduanya: Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya.”
(HR. Malik)
Ruang Lingkup Syariat mengajar kan tentang :
Halal - Haram - makruh - mubah
Sah - Batal
Wajib - sunat
A . Hubungan kepada Allah (Ḥablum minallah) Sholat, Puasa, Zakat,Haji, Dzikir yang sesuai sunnah.
B. Hubungan dengan sesama manusia (ḥablum minannās)
Jujur, Adil, Amanah, Muamalah.
Ringkasan Inti :
Syariat adalah aturan tentang tata cara / jalan hidup yang jelas, yang bersumber dari Allah yang disampaikan melalui rasulullah.
💎2. APA ITU THORIQAT....?
Definisi Thoriqat ( طَرِيقَةٌ )
A. Secara Bahasa (Etimologi)
Ṭarīqat berasal dari bahasa Arab:
طَرِيقَةٌ (ṭarīqah)
akar kata: ط ر ق (ṭa-ra-qa)
Artinya : Jalan / Metode / cara
Cara yang ditempuh berulang ulang
Jalur yang jelas karena sering dilalui.
📌 Dalam bahasa Arab klasik:
ṭarīqah = jalan kecil yang mengantarkan ke jalan besar.
➡️ Makna simboliknya:
Thoriqat adalah metode batin untuk menempuh syariat secara hidup dan mendalam.
B. Secara Istilah (Terminologi Ulama Tasawuf)
Thoriqat adalah:
Metode pendidikan ruhani
yang disusun para ulama dan wali
untuk menyucikan jiwa (tazkiyatun nafs),
menghidupkan syariat, dan menyiapkan hati menuju hakikat.
📌 Thoriqat bukan ajaran baru, bukan satu sekte , bukan satu mahzab , akan tetapi adalah salah satu cabang ilmu dalam Islam tentang cara mengamalkan agama secara batin.
Dasar Dalil Tentang Thoriqat
A. Dalil Al-Qur’an :
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا
Artinya: "Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh di jalan Kami, ( Thoriqat) pasti Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami." (QS. Al-Ankabut ayat : 69)
Dan lagi dalil Al Qur'an:
قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا
وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا
Artinya: "Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya, dan sungguh rugi orang yang mengkorupsi (jiwanya)."
(QS. Asy-Syams: 9-10)
Kedudukan ilmu Thoriqat dalam Islam
Hubungannya:
Syariat = aturan lahir
Thoriqat = latihan batin
Haqiqat = tersingkap makna
Ma‘rifat = mengenal Allah
Pelaksanaan Thoriqat yang Benar.
A. Syarat Dasar Thoriqat
✔ Kokoh dalam syariat
✔ Aqidah harus lurus (Ahlus Sunnah)
✔ Tidak meninggalkan kewajiban syariat
B. Amalan Pokok ilmu Thoriqat
1. Amalah inti ilmu Thoriqat adalah Dzikir,
Dzikir jahar atau zikir sirr.
Sesuai bimbingan mursyid dan tidak menggugurkan syar'iat.
Perintah Al Qur'an tentang zikir :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
Artinya: "Wahai orang-orang beriman, berzikirlah kepada Allah sebanyak-banyaknya." (QS. Al-Ahzab ayat : 41)
2. Muraqabah
Merasa diawasi oleh Allah
Menghadirkan hati saat ibadah
Dalil tentang muraqobah:
هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۚ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِي الْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا ۖ وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
Artinya: "Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemua di atas Arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya, dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hadid ayat : 4)
3. Mujahadah
Melawan hawa nafsu
Menahan amarah, sombong, riya
4. Adab adab
Adab kepada guru
Adab kepada sesama
Adab kepada Allah
📌 Imam Junaid:
“Thoriqat itu adab.”
C. Peran Mursyid
Pembimbing Ruhani bagi salik di sebut Mursyid.
Mursyid adalah Penunjuk jalan Ruhani bagi seorang salik, dan surat Mursyid
Harus alim, wara’, dan ilmunya bersanad.
📌 Tanda Thoriqat yang Benar
✔ Syariat semakin kuat
✔ Akhlak semakin lembut
✔ Hati semakin takut pada Allah
✔ Tidak merasa suci atau tinggi
Penyimpangan yang Harus Dihindari
❌ Dzikir tanpa shalat
❌ Klaim maqam tanpa adab
❌ Merasa bebas hukum
❌ Mursyid dianggap Tuhan
👍 Ringkasan Inti
Thoriqat adalah jalan latihan jiwa
untuk menghidupkan syariat,
dengan dzikir, adab, dan mujahadah,
hingga hati siap menerima hakikat.
3. APA ITU HAQIQAT....?
- Pengertian Ḥaqīqat
A. Secara Istilah Tasawuf
Ḥaqīqat adalah: Tersingkapnya kebenaran tauhid dalam hati, sehingga seorang hamba menyaksikan bahwa segala sesuatu terjadi dengan kehendak Allah, tanpa meninggalkan kewajiban syariat.
📌 Hakikat juga bukan ilmu baru,
melainkan kedalaman rasa yang membenarkan ilmu itu.
Pendapat Ulama
Imam al-Junaid:
“Hakikat adalah engkau bersama Allah tanpa terikat oleh selain-Nya.”
Syekh Abu Yazid al-Busthami:
“Aku mengenal Allah melalui Allah.”
(bukan berarti hulul, tapi kefanaan ego)
📌 Makna Kata Hakikat (Makna Asli)
A. Secara Bahasa (Etimologi)
Ḥaqīqat berasal dari:
حَقِيقَةٌ (ḥaqīqah)
akar kata: ح ق ق (ḥa–qa–qa)
Maknanya:
✅Sesuatu yang tetap
✅Sesuatu yang nyata
✅Sesuatu yang pasti dan benar
Dalam ilmu bahasa Arab:
ḥaqīqah = adalah makna asli
➡️ Makna dalam tasawuf:
Hakikat adalah kebenaran tauhid yang tidak lagi berupa konsep, tetapi realitas yang dirasakan.
Sumber Dalil Hakikat :
ۖ وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
Artinya: " Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."
(QS. Al-Ḥadīd ayat :4)
Dan lagi dalil haqiqat:
فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْ ۚ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ رَمَىٰ ۚ
Artinya: "Maka (sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, melainkan Allah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, melainkan Allah yang melempar.
(QS. Al-Anfal ayat : 17)
👉 Ayat ini adalah ayat dalil hakikat perbuatan,
namun tidak membatalkan syariat.
📌 Tujuan Hakikat
Tujuan Utama haqiqat adalah:
Meneguhkan tauhid sejati dalam hati,
hingga seorang hamba tidak bergantung
kepada sebab, makhluk, atau dirinya sendiri,
melainkan hanya kepada Allah.
✅ Membersihkan syirik halus (riya, ujub)
✅ Menenangkan hati dalam takdir
✅ Melahirkan tawakal sejati
✅ Menjadikan amal murni karena Allah
✅ Memperdalam rasa kehadiran Allah
✅ Hakikat dan Syariat (Penegasan Penting)
📌 Hakikat tidak menggugurkan syariat.
Imam Junaid: berkata:
“Hakikat yang bertentangan dengan syariat adalah kufur.”
📌 Contoh:
Secara syariat: api dapat membakar
Secara hakikat: Allah yang menciptakan sifat membakar.
➡️ Dua-duanya benar pada maqamnya.
📌 Tanda Hakikat yang Benar
✔ Syariat semakin kuat
✔ Hati makin takut kepada Allah
✔ Tidak mengklaim maqam
✔ Tawadhu’ yang mendalam
✔ Tidak bicara “aku sudah sampai”
Penyimpangan yang Harus Dihindari
❌ Mengaku “Allah dalam diri”
❌ Menafsirkan wahdatul wujud secara harfiah
❌ Merasa bebas dari halal–haram
❌ Mengganti dalil dengan rasa
👍 Ringkasan Inti
Hakikat adalah realisasi tauhid dalam hati,
bukan pelepasan hukum,
bukan persatuan dzat,
tetapi kesaksian bahwa
tiada pelaku hakiki selain Allah.
4 APA ITU MA'RIFAT...?
.
Pengertian Ma‘rifat
A. Secara Istilah Tasawuf
Ma‘rifat adalah: Pengenalan hati terhadap Allah
yang lahir dari penyucian jiwa dan limpahan taufiq Allah, bukan hasil logika, khayal, atau latihan semata.
📌 Ma‘rifat bukan melihat dzat Allah,
melainkan mengenal-Nya melalui sifat, asma, dan af‘al-Nya.
Imam al-Junaid رحمه الله:
“Ma‘rifat adalah ketika engkau tidak melihat selain Allah dalam setiap urusan.”
. Bukan Ma‘rifat Jika:
❌ Mengklaim bersatu dengan Allah
❌ Merasa paling dekat dengan Tuhan
❌ Menggugurkan syariat
❌ Menganggap dirinya wali
📌 Asal Kata Ma‘rifat (Makna Kata Sebenarnya)
A. Secara Bahasa (Etimologi)
Ma‘rifat berasal dari kata Arab:
مَعْرِفَةٌ (ma‘rifah)
akar kata: ع ر ف (‘a–ra–fa)
Makna asal:
Mengetahui setelah sebelumnya tidak tahu
Mengenal melalui pengalaman langsung
Membedakan dengan jelas.
➡️ Maka: Ma‘rifat adalah mengenal Allah dengan hati yang mengalami, bukan sekadar mengetahui dengan akal.
📌 Sumber Dalil Ma‘rifat :
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Artinya: "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Adz-Dzariyat ayat : 56)
Tujuan Ma‘rifat :
Hidup dalam kesadaran penuh akan Allah
di setiap keadaan, tanpa kehilangan adab sebagai hamba.
✅ Melahirkan khauf dan mahabbah sekaligus
(takut dan cinta)
(ulama di sini termasuk ulama ma‘rifat)
✅ Menjadikan ibadah penuh rasa hadir
bukan rutinitas kosong
✅ Membebaskan hati dari ketergantungan makhluk
(tapi bukan meninggalkan sebab)
✅ Mewujudkan akhlak ilahiyah
Lemah lembut,Pemaaf,Tawadhu’
✅ Menjaga istiqamah sampai akhir hayat
Tanda Ma‘rifat yang Benar adalah:
✔ Syariat semakin kuat
✔ Amal semakin tersembunyi
✔ Hati semakin takut pada Allah
✔ Tidak suka bicara maqam
✔ Merasa diri paling fakir di hadapan Allah
Imam Abu Yazid:
“Setiap kali aku merasa dekat, aku justru melihat diriku semakin jauh.”
📌 Ma‘rifat bukan “level terakhir lalu berhenti”,
tetapi keadaan hidup dalam kesadaran tauhid yang terus-menerus.
👍 Ringkasan Inti
Syariat menjaga langkah,
Thoriqat membersihkan hati,
Hakikat menyingkap kebenaran,
Ma‘rifat menumbuhkan cinta.
Wassalam semoga bermanfaat..!

Sumber dari Haris Haris

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

PENYAKIT PENYAKIT BATIN YANG MERUSAK AMAL

  PENYAKIT PENYAKIT BATIN YANG MERUSAK AMAL Penyakit batin merupakan faktor paling berbahaya dalam kehidupan spiritual seorang hamba karena ...