Rabu, 18 Februari 2026

MENGENAL DIRI

 


MENGENAL DIRI
Bagaimana cara mengenali diri sendiri.??
Itu adalah pintu yang hanya bisa dibuka dari dalam.
Tak bisa dijawab dengan logika, sebab yang ditanya bukan tentang yang tampak, tapi tentang yang hidup dibalik pandangan, dibalik pikiran, dibalik rasa itu sendiri.
Mengenali diri bukan berarti menghafal sifat atau memahami kepribadian, tapi menyadari siapa yang sedang hidup didalam "AKU".
Sebab dibalik nama dan rupa ini, ada sesuatu yang tak terlihat tapi terus menyaksikan. . Ruh.
Dan Ruh itulah tiupan suci dari Allah... Asal usul keberadaanmu.
Kebanyakkan manusia mengenal dunia, tapi lupa mengenal dirinya. la hafal peta bumi, tapi tersesat dalam jiwanya sendiri. la sibuk membangun citra lahir, tapi tak tahu siapa yang berdiam dibalik mata yang memandang.
“Dan pada dirimu, apakah kamu tidak memperhatikan?".
(Adz-dzariyat : 21)
Itu bukan sekedar ajakan untuk memahami tubuh, tapi untuk menyelam kedalam kesadaran, tempat dimana rahasia ilahi disimpan.
Mengenal diri sejati berarti memisahkan antara
yang sementara dan yang abadi dalam dirimu.
Tubuh berubah, usia menua, pikiran berlari-lari, perasaan berganti-ganti. Tapi ada satu yang tidak pernah berubah. ., yang menyadari semua perubahan itu. Itulah ruh.. Sisi ilahiyah dalam dirimu yang tidak mati. Tidak tua, dan tidak hilang, karena ia datang dariNya.
Ketika engkau mengamati dirimu dengan jernih, engkau akan temukan dua suara..
Satu yang berisik, penuh keinginan, membenarkan diri, .itulah Nafs.
Satu lagi yang diam, lembut, tenang dan hanya ingin kembali kepada cahaya.. Itulah Ruh.
Dan perjalanan mengenal diri adalah perjalanan menyucikan cermin jiwa, agar cahaya ruh bisa memantul sempurna tanpa tertutup debu Ego. sampai akhirnya engkau sadar " aku bukan jasadku, bukan pikiranku, bukan emosiku. Aku hanyalah amanah cahaya yang sedang menempuh perjalanan kembali kepada sumbernya ".
Pada saat itu engkau tak lagi mencari Allah diluar
dirimu, engkau menemukannya dalam setiap hembusan nafas, dalam setiap denyut kesadaran.
Karena mengenal diri adalah mengenal dia yang menitipkan kehidupan kedalam diri. Dan bila engkau sampai pada tahap itu, engkau akan mengerti bahwa seluruh pencarian ini bukan untuk menemukan siapa dirimu, tapi untuk menyadari bahwa tidak ada "aku" Selain Dia yang selalu ada.
Mengenali diri bukan sekedar tahu nama, sifat, atau kebiasaan. Itu baru lapisan luar. Mengenali diri sejati berarti menyelami apa yang hidup didalam dirimu.. yang berpikir, yang merasa, yang takut, yang rindu, yang mencari makna dibalik setiap peristiwa.
Dirimu ada tiga lapisan.
- JASAD (tubuh).. yang lahir, bergerak, dan akan kembali ke tanah.
- NAFS (jiwa).. yang bergejolak antara kebaikan dan keinginan.
- RUH (cahaya Allah) yang suci, tenang, dan menjadi jembatanmu kepadaNya.
Ketika engkau mulai sadar bahwa bukan jasad yang berpikir, tapi ada sesuatu didalam yang menyaksikan pikiranmu.. disitulah awal pengenalan diri. Saat engkau bisa melihat amarahmu tanpa larut didalamnya, atau mengamati egomu tanpa harus membenarkannya, disitulah ruhmu mulai mengambil alih dari nafs.
Mengenali diri berarti menyaksikan segala sesuatu dalam dirimu dengan jujur tanpa menolak.. melihat kelemahan tanpa benci, mengakui dosa tanpa berputus asa, dan memahami bahwa semua Itu hanyalah jalan untuk kembali kepadaNya..
Dan saat engkau semakin mengenal siapa dirimu... makhluk yang lemah, fana, dan tak memiliki apa-apa.., maka engkau akan semakin mengenal siapa Allah.. yang Maha Kuat, Maha Kekal, dan Maha Memiliki segalanya.

Jadi, mengenal diri bukan tujuan akhir, tapi jembatan menuju pengenalan kepada Allah. Sebab ketika engkau benar-benar mengenal siapa yang bersemayam dihatimu, engkau akan tahu... bahwa diri ini hanyalah cermin tempat Allah menampakkan cahayaNya.

Sumber dari Val Arrow

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

MARTABAT AHDAH

  MARTABAT AHDAH Dalam Amalan menyucikan diri dan mengembalikan Rahsia kepada tuan Empunya Rahsia, maka seorang manusia itu haruslah meningk...